WONG GEMBLUNG NGEDEKNO SEKOLAH

Saiki wis akeh sekolah sing model aneh – aneh kanggo nggolek murid, eleng sekolah fullday school, kreatif school lan sak karepe jenengno sekolah mau. Wong gemblung lagi bingung yo kepingin ngedekno sekolah yo sing nyleneh ora ono ning pasaran tapi yo iso nandingi kualitas sekolah sing jenenge RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional) sekolahe sing gawe basa londo kanggo mulang nang muride. Wong gemblung duwe konsep teko pak Sudar sing gagas jenenge sekolah minggu, yoiku sekolahe arek – arek sing pinter wis diseleksi nganggo basa londo lan arab.

Dadi arek-arek iku mau didadekno luweh pinter mane iso rong basa kanggo omong – omong sakbedinane. Gurune sing ngajar teko kawula Muhammadiyah sing gadah jeneng nang dunia internasional. Sing sekolah yo cuma 20 arek sing wis diseleksi nganggo rong basa mau.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

BOSNAS DAN BOPDA, MENGGIURKAN ATAU MENYUSAHKAN!

Program Pemerintah untuk memberantas kemiskinan sudah dibuktikan dengan disyahkan anggaran Pendidikan sebesar 20% dari Anggaran APBN maupun APBD. Banyak masyarakat antusias dengan program ini kemudian diturunkan sebuah BOSNAS dan BOPDA untuk membuat sekolah gratis di Sekolah yang berplat merah. Swasta pun ikut andil untuk menerima bantuan tersebut. Bagi sekolah Plat Merah wajib untuk menerima karena tidak ada mindset untuk menggaji para guru. Bagi swasta yang menerima juga membuat beban bagi masyarakat juga berkurang, tetapi pada sisi administrasi pelaporan swasta terhambat oleh kebijakan dari yayasan dan pihak managemen sekolah.

Hal semacam ini perlu dibahas, walaupun pemerintah sudah sering mengadakan BINTEK untuk pelaporan BOSNAS dan BOPDA tetapi masih bingung. Bagi sekolah plat merah laporan memang banyak item tetapi mudah karena sudah ada prosentase pembuatan alokasi anggaran. Bagi swasta harus membuat alokasi sendiri kemudian dicampur dengan dana investasi sehingga baru sesuai dengan anggaran yang diajukan untuk menerima BOS dan BOPDA. Untuk penyaluran BOSNAS memang lancar sehingga tidak ada kendala, tetapi untuk BOPDA  plat merah 3 bulan sekali, swasta 6 bulan sekali. Dengan melihat ini memang untuk plat merah sangat menggiurkan, bagi swasta membuat pusing karena dana yang seharusnya sudah bisa dialokasikan menjadi mundur atau membuat talangan dulu untuk gaji atau rutinitas kegiatan yang lain.

Dari laporan yang beredar setiap laporan yang disampaikan di Dinas Pendidikan antara sekolah satu dengan yang lainnya juga mengalami perbedaan dalam pembuatan SPJ. Sekolah A ini betul kemudian di contoh dilaporkan salah padahal sudah sesuai. Contoh saja dalam penulisan nota dengan kwitansi, nota tidak ada masalah, tetapi kwitansi ada perbedaan, ada yang disuruh tulis tangan, ada yang pakai printer yang benar yang mana? Kadang orang-orang yang menggunakan teknologi beranggapan segala sesuatu yang menggunakan teknologi mudah diterapkan tetapi dari yang menerima laporan tidak mau ingin model lama. Akhirnya susah semua padahal database pembuatan laporan sudah disusun urut sehingga kwitansi tinggal cetak selesai, tanpa perlu kerja dua kali.

Anda bisa membayangkan kenerja dari masing-masing sekolah, semua bantuan diterima tetapi susah dalam aplikasi pengelolaan dan distribusi masing-masing anggaran antara sekolah plat merah dengan swasta.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Sekolah gratis, untung atau rugi!

Sekolah gratis yang dicanangkan oleh pemerintah sangat membantu sekali bagi masayarakat yang kurang mampu. Ini bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang berduyun – duyun untuk mensekolahkan putra-putrinya di sekolah plat merah. Karena semua biaya tidak sepeserpun dipungut dari siswanya. Biaya yang dikeluarkan oleh siswa adalah transportasi menuju sekolah, seragam, buku dan konsumsi disekolah. Fenomena ini bisa dibanyangkan berarti kualitas siswa, guru dan SDM yang diciptakan oleh pemerintah harus bisa ditingkatkan. Tetapi kenyataan dilapangan yang banyak dikeluhkan oleh orang tua siswa akibat sekolah gratis menurut kutipan dari orang tua yang disampaikan ke wong gemblung.

  1. Kelas banyak kosong pada guru laki, guru malas mengajar hanya guru perempuan yang mempunyai semangat dalam mendidik.
  2. Untuk Ujian Nasional Orang tua lebih percaya pada Lembaga Bimbingan Belajar yang sudah menjamur dan memberikan garansi lulus 100%.
  3. Siswa tidak berani memberikan masukan pada sekolah karena sering disindir oleh guru “sekolah wis gak bayar protes”, hal ini akhirnya menjadi traumatis bagi siswa.
  4. Banyak sarana prasarana yang tidak bisa terealisasi karena terhambat aturan penggunaan BOS dan BOPDA.

Hal-hal yang ada diatas banyak membuat orang tua bingung bagi yang orang golongan menengah keatas bagi kualitas anak mereka, tetapi bagi masyarakat golongan yang kurang mampu yang penting bisa sekolah gratis dan tidak memikirkan biaya lagi. Gambaran ini yang akan menghancurkan anak bangsa akibat sekolah gratis.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Surat Al Fatihah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (١)

1. dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang[1].

[1] Maksudnya: saya memulai membaca al-Fatihah ini dengan menyebut nama Allah. Setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, seperti makan, minum, menyembelih hewan dan sebagainya. Allah ialah nama zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya. Ar Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang Ar Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah Senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (٢)

2. segala puji[2] bagi Allah, Tuhan semesta alam[3].

[2] Alhamdu (segala puji). memuji orang adalah karena perbuatannya yang baik yang dikerjakannya dengan kemauan sendiri. Maka memuji Allah berrati: menyanjung-Nya karena perbuatannya yang baik. lain halnya dengan syukur yang berarti: mengakui keutamaan seseorang terhadap nikmat yang diberikannya. kita menghadapkan segala puji bagi Allah ialah karena Allah sumber dari segala kebaikan yang patut dipuji.

[3] Rabb (tuhan) berarti: Tuhan yang ditaati yang Memiliki, mendidik dan Memelihara. Lafal Rabb tidak dapat dipakai selain untuk Tuhan, kecuali kalau ada sambungannya, seperti rabbul bait (tuan rumah). ‘Alamiin (semesta alam): semua yang diciptakan Tuhan yang terdiri dari berbagai jenis dan macam, seperti: alam manusia, alam hewan, alam tumbuh-tumbuhan, benda-benda mati dan sebagainya. Allah Pencipta semua alam-alam itu.

الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (٣)

3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (٤)

4. yang menguasai[4] di hari Pembalasan[5].

[4] Maalik (yang menguasai) dengan memanjangkan mim,ia berarti: pemilik. dapat pula dibaca dengan Malik (dengan memendekkan mim), artinya: Raja.

[5] Yaumiddin (hari Pembalasan): hari yang diwaktu itu masing-masing manusia menerima pembalasan amalannya yang baik maupun yang buruk. Yaumiddin disebut juga yaumulqiyaamah, yaumulhisaab, yaumuljazaa’ dan sebagainya.

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (٥)

5. hanya Engkaulah yang Kami sembah[6], dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan[7].

[6] Na’budu diambil dari kata ‘ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.

[7] Nasta’iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti’aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (٦)

6. Tunjukilah[8] Kami jalan yang lurus,

[8] Ihdina (tunjukilah kami), dari kata hidayaat: memberi petunjuk ke suatu jalan yang benar. yang dimaksud dengan ayat ini bukan sekedar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik.

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ (٧)

7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.[9]

[9] Yang dimaksud dengan mereka yang dimurkai dan mereka yang sesat ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.

Dalam Al Qur’an Surat Al Fatihah ayat 1 – 7 ini, kita sudah diperintahkan takwa dan taat pada pencipta kita yaitu ALLAH SWT, diayat pertama segala sesuatu yang kita kerjakan harus selalu ingat kepada Allah. Rugi bagi manusia apabila segala sesuatu pekerjaan tidak mengucapkan Bismillahirrahmanirrahiim. Segala sesuatu yang diberikan kepada kita semua berasal dari Allah SWT. Jangan menganggap kita beruntung atau rugi itu karena diri kita tetapi semua sudah diatur, kita hanya bisa berusaha yang mengatur adalah Allah. Semoga Allah meridhoi segala amal perbuatan kita di dunia dan menjadi tabungan di akhirat nanti. Amiin

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar